Saturday, 31 January 2015

Kehidupan dan Usaha Pengembangan Koperasi

Hai teman-teman, kali ini saya akan membahas mengenai Kehidupan dan Usaha Pengembangan Koperasi, dimana pembahasan kali ini terdiri dari faktor-faktor yang memengaruhi kehidupan koperasi dan usaha pengembangan koperasi.

1. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kehidupan Koperasi
     faktor-faktor yang memengaruhi kehidupan koperasi di Indonesia adalah sebagai berikut.
a. Kesadaran berkoperasi
    Banyak di antara masyarakat yang belum menyadari bahwa koperasi dapat meningkatkan kesejahteraan mereka. Padahal dengan budaya yang berakar pada asas kekeluargaan, musyawarah mufakat, dan gotong-royong, koperasi merupakan wahana yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, kesadaran anggota masyarakat untuk secara sukarela mempersatukan diri dalam satu perkumpulan ekonomi akan memengaruhi kehidupan koperasi di Indonesia.
b. Pengetahuan dan keterampilan pengurus
Kehidupan dan Usaha Pengembangan Koperasi
Kehidupan dan Usaha Pengembangan Koperasi
    Banyak pengurus koperasi yang tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengembangkan koperasi, sehingga banyak koperasi yang salah urus. Hal ini bisa berakibat pada berkurangnya minat masyarakat untuk bergabung dalam wadah koperasi.
c. Modal 
    Sebagai sebuah badan usaha, modal merupakan unsur yang sangat penting bagi koperasi untuk melakukan ekspansi ekonomi. Namun, kekurangan modal merupakan kendala dan kesulitan yang sering dihadapi oleh koperasi di Indonesia.
d. Peranan pemerintah
    Peranan pemerintah dalam mengembangkan kehidupan berkoperasi sangat penting. Peranan pemerintah tersebut menyangkut hal-hal berikut.
  • Menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan koperasi.
  • Menjamin ketersediaan pasar dan kelayakan harga bagi produk koperasi.
  • Menciptakan organisasi dan manajemen koperasi yang profesional.
  • Menyediakan modal.
  • Memberikan penyuluhan tentang kesadaran berkoperasi di masyarakat.

2. Usaha Pengembangan Koperasi
     Koperasi telah mengalami perkembangan pesat di Indonesia, nmaun masih perlu langkah-langkah lanjutan untuk mengembangkan koperasi. Di antaranya adalah sebagai berikut.
a. Memberikan penyuluhan tentang koperasi
    Memberi penyuluhan pada masyarakat agar koperasi semakin berperan dalam meningkatkan kesejahteraan. Kesadaran berkoperasi sebagian anggota masyarakat masih rendah karena pengalaman traumatik masa lalu. Pengalaman masa lalu yang mengakibatkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap koperasi adalah sebagai berikut.
  • Banyak penyelewengan, perselisihan, dan pemborosan yang dilakukan pengurus koperasi, sehingga koperasi sering mengalami kerugian.
  • Koperasi digunakan sebagai alat politik oleh PKI untuk memperkokoh kehidupan partainya.
b. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengurus
    Pengurus koperasi merupakan penggerak usaha koperasi. Untuk mendapatkan hasil yang diharapkan, pengurus perlu memiliki pengetahuan yang memadai. Pada masa lalu, tidak banyak usaha yang dilakukan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan pengurus. Oleh karena itu, usaha menambah pengetahuan dan keterampilan pengurus koperasi perlu terus ditingkatkan.
c. Meningkatkan permodalan koperasi
    Masih banyak koperasi yang kelangsungan kegiatannya bagaikan kerakap di atas batu, hidup enggan mati tak mau. Salah satu faktor penyebabnya adalah kekurangan modal. Banyak di antara anggota koperasi terjerat rentenir (tengkulak) karena terpaksa. Koperasi tidak punya cukup dana untuk dipinjamkan ke masyarakat. Sebenarnya, koperasi dapat meminjam dari bank, tetapi seringkali persyaratan yang diminta oleh bank tidak dapat dipenuhi koperasi. Namun, dengan semakin berkembangnya bank koperasi dewasa ini, masalah permodalan sedikit demi sedikit sudah mulai teratasi.
d. Peranan Pemerintah
    Peranan pemerintah sangat diperlukan dalam usaha pengembangan koperasi, terutama pada hal-hal berikut.
  • Membina dan mengembangkan koperasi secara terpadu melalui kerjasama antarunstansi yang terlibat dalam pembinaan koperasi.
  • Memberi kesempatan pada koperasi untuk berperan lebih besar dalam pelaksanaan pembangunan ekonomi.
  • Membentuk koperasi-koperasi pemerintah sebagai patokan (benchmark) bagi koperasi-koperasi lainnya.


Demikian pembahasan kali ini mengenai Kehidupan dan Usaha Pengembangan Koperasi, semoga bermanfaat bagi teman-teman sekalian..Wassalam..

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home