Saturday, 23 May 2015

Jenis-Jenis Bantuan Terhadap Koperasi

Hai teman-teman, kali ini saya akan membahas mengenai Jenis-Jenis Bantuan terhadap Koperasi. Olehnya di bawah ini saya akan membahas Jenis-Jenis Bantuan Terhadap Koperasi yaitu sebagai berikut :

Ganti-bergantinya kabinet dari semenjak pembentukan kabinet yang pertama hingga kabinet yang sekarang, di mana koperasi sangat diperhatikan dengan dibentuknya instansi pemerintah tingkap pusat dan daerah yang menangani urusan-urusan perkoperasian (dalam Kabinet Pembangunan IV, Departemen Koperasi dengan Menterinya Bustanil Arifin SH/Ka BULOG), telah menunjukkan betapa besarnya kebijaksanaan pemerintah terhadap koperasi. Dengan adanya Departemen Koperasi beserta Kantor Wilayah dan Kantor Daerahnya yang tersebar di seluruh tanah air, maka bantuan-bantuan pemerintah terhadap perkoperasian yang meliputi segi-segi : legislatif, edukatif, moril dan finansial dapat dengan mudah ditanganinya.

a. Segi-segi Legislatif :
     Undang-undang organik tentang perkoperasian, seperti halnya UU no. 12 tahun 1967 yang berlaku sekarang, berisi ketentuan-ketentuan untuk dijadikan pedoman dan kendali bagi pertumbuhan dan perkembangan koperasi. Untuk pelaksanaan UU tersebut dikeluarkan oleh Pemerintah peraturan pelaksana : Peraturan Pemerintah dan Keputusan Pemerintah, Peraturan Menteri Koperasi dan Keputusan Menteri Koperasi. Dari sejarah perkembangan gerakan koperasi di tanah air kita telah kita ketahui, betapa besar pengaruh segi-segi legislatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan perkoperasian di tanah air kita itu.

b. Segi-segi Edukatif :
    Dalam segi-segi ini termasuk bimbingan dan pengawasan, bimbingan dumaksudkan agar dalam jangka pendek dapatlah dikatakan jalan bagi pertumbuhan koperasi dengan jalan menggiatkan penyuluhan-penyuluhan dan pemberian petunjuk-petunjuk mengenai pembentukan koperasi yang sehat, sedang dalam jangka panjangnya bertujuan untuk lebih memahirkan, meyakinkan para anggota koperasi dan rakyat umumnya dalam pengelolaan perkoperasian dan terhadap usaha mewujudkan cita-cita koperasi. Dalam hal terhadap usaha mewujudkan cita-cita koperasi. Dalam hal ini yang menjadi obyek tidak hanya terbatas pada para anggota saja, yang lebih ringan, mudah, melainkan juga terhadap para pemuda dan kaum wanita, sehingga terbentuk kader-kader koperasi yang mempunyai dayaguna dan hasilguna bagi perkembangan kopersi yang sehat. Tentang pengawasan seperti telah diterangkan pada kewajiban-kewajiban pemerintah, yaitu untuk mengamankan dan menyelamatkan segi-segi teknik operasional, dengan demikian koperasi akan selalu berjalan tanpa adanya penyimpanan-penyimpanan, baik mengenai teknik administratif maupun idiil. Auditing (oemeriksaaan )sangat membantu melancarkan pengawasan ini.
Jenis-Jenis Bantuan Terhadap Koperasi
Jenis-Jenis Bantuan Terhadap Koperasi

c. Segi-segi Moril:
     Segi-segi moril inipun telah banyak diterangkan dalam hal kewajiban-kewajiban pemerintah, yaitu yang bersifat mendorong, memberi fasilitas-fasilitas serta keringanan-keringanan, pemberian subsidi dan lain-lainnya.

d. Segi-segi Perkreditan:
     Dalam hal ini tidak terbatas pada kredit-kredit finansial, (keuangan) dengan syarat-syarat yang lebih ringan, mudah, juga kredit mengenai berbagai sarana (peralatan, bahan penyubur tanah, ternak besar dan kendaraan angkutan).

Demikian pembahasan mengenai Jenis-Jenis Bantuan Terhadap Koperasi. Semoga memberikan manfaat bagi pembaca sekalian.
    

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home