Saturday, 30 August 2014

Masalah Ekonomi Mikro

     Hai teman-teman, kali ini saya akan membahas mengenai Masalah Ekonomi Mikro. Oleh karena itu, di bawah ini saya akan membahas mengenai Masalah Ekonomi Mikro yaitu sebagai berikut :
   
      Masalah ekonomi mikro terkait dengan tiga masalah pokok, yaitu barang apa yang diproduksi dan berapa jumlahnya? Bagaimana cara memproduksinya? Dan untuk siapa barang tersebut diproduksi.

1. Apa dan Berapa yang Diproduksi?
    Masalah ini menyangkut jenis barang dan jumlah yang akan diproduksi. Pertanyaan ini berkaitan dengan pengalokasian sumber daya yang langka di antara berbagai alternatif penggunaannya. Karena sumber daya terbatas, masyarakat harus memilih dan memutuskan barang apa yang akan diproduksi: apakah kita akan memproduksi makanan, pakaian, mesin industri, atau sarana transportasi. Sangat tidak mungkin untuk memproduksi semua jenis benda pemuas kebutuhan tersebut sejumlah yang diinginkan oleh masyarakat. Setelah ditentukan apa yang akan diproduksi, masyarakat harus memutuskan berapa jumlah barang tersebut harus diproduksi sehingga dapat ditentukan berapa sumber daya yang harus dialokasikan untuk makanan, berapa untuk obat-obatan, berapa untuk mesin-mesin industri. Jika kita ingin memproduksi lebih banyak makanan, sumber daya untuk memproduksi obat-obatan akan berkurang. Demikian juga sebaliknya.
    Keputusan mengenai barang apa yang akan diproduksi, harus dipertimbangkan dengan cermat. Dalam pengalokasian dana pembangunan, terutama dalam memproduksi barang-barang, kita harus dapat mengajukan alasan mengapa barng itu diproduksi. Kita harus dapat menjawab mengapa pembangunan diarahkan ke sektor pertanian? Mengapa bukan ke sektor industri, misalnya. Setelah memprioritaskan ke sektor pertanian, selanjutnya harus ditentukan apakah kita akan memproduksi bahan pangan atau bahan untuk ekspor. Jika sudah diputuskan barang apa yang diproduksi, maka masalah berikutnya adalah berapa jumlah barang yang harus diproduksi. Mengenai barang apa yang diproduksi dan berapa jumlahnya tergantung pada kondisi ekonomi dan sistem ekonomi negara bersangkutan.

2. Bagaimana Memproduksinya?
Masalah Ekonomi Mikro
Masalah Ekonomi Mikro
    Masalah dalam hal ini adalah teknologi atau metode produksi apa yang digunakan untuk memproduksi suatu barang: barang jumlah tenaga kerja, jenis mesin apa, serta bahan mentah apa yang akan digunakan. Produksi dengan teknologi padat karya banyak menggunakan tenaga manusia, tetapi jumlah produksinya terbata. Jika yang digunakan adalah teknologi padat modal, maka yang menjadi masalah adalah dari mana akan diperoleh modal. Masalah kedua yang harus ditangani adalah bagaimana mengombinasikan faktor-faktor produksi yang ada agar berhasil guna dan berdaya guna. Hal yang berkaitan dengan masalah metode produksi ini adalah bagaimana melakukan proses produksi tersebut seefisien mungkin sehingga produksi dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keuntungan, baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.
    Selain itu, ada tiga pertanyaan lain terkait dengan maslaah ini. Ketiga pertanyaan itu adalah sebagai berikut.
1. Bagaimana memanfaatkan sumber daya dalam produksi barang dan jasa yang diinginkan oleh masyarakat dan bagaimana mencegah penggunaan sumber daya dalam memproduksi barang dan jasa jika tidak diinginkan oleh masyarakat. Contohnya, jika perekonomian telah memutuskan untuk hanya memproduksi kain dan tepung roti, maka harus dijamin bahwa faktor-faktor produksi (sumber daya) hanya memproduksi tepung roti serta kain dan bukan barang-barang lainnya.
2. Bagaimana memastikan bahwa perusahaan-perusahaan yang memproduksi barang dan jasa tersebut mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan.
3. Bagaimana memastikan metode tertentu sebagai kombinasi yang paling efisien dari sumber daya sangat diperlukan karena setiap komoditas dapat diproduksi menggunakan lebih dari satu metode. Setiap metode memiliki keuntungan dan kerugian tersendiri. Mekanisasi atau pengingkatan teknologi meningkatkan kualitas serta kuantitas, tetapi ini dapat menimbulkan pengangguran. Contohnya, dalam memproduksi kain, apakah menggunakan mesin tenun tradisional atau menggunakan mesin modern.

3. Untuk siapa Diproduksi?
    Permasalahan di sini adalah siapa yang memerlukan barang tersebut dan siapa saja yang menikmati hasilnya. Dengan kata lain, bagaimana pendistribusiannya. Apakah barang-barang yang diproduksi tersebut akan didistribusikan menurut ukuran pendapatan, kekayaan, atau kelompok tertentu dari masyarakat? Sistem ekonomi pasar berpendapat bahwa sedikit atau banyaknya distribusi tergantung pada persaingan. Jadi, distribusi tergantung pada mekanisme pasar. Sedangkan pada sistem ekonomi komando, produksi dan distribusi diatur oleh pemerintah.

    Demikian pembahasan mengenai Masalah Ekonomi Mikro, semoga memberikan manfaat bagi pembaca sekalian...

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home