Tuesday, 10 February 2015

Jenis Badan Usaha

Hai teman-teman, kali ini saya akan membahas mengenai Jenis Badan Usaha, di mana terdiri atas pengelompokan badan usaha berdasarkan kegiatan yang dilakukan, pengelompokan badan usaha berdasarkan kepemilikan modal, dan pengelompokan badan usaha berdasarkan wilayah negara.


    Badan usaha berdasarkan atas dasar kegiatan yang dilakukan, kepemilikan modal, dan wilayah negara.

1. Pengelompokan Badan Usaha Berdasarkan Kegiatan yang Dilakukan
     Berdasarkan atas kegiatan yang dilakukan, badan usaha dikelompokkan menjadi badan usaha yang bergerak di bidang ekstraktif, agraris, industri, perdagangan, dan jasa.

a. Badan usaha yang bergerak di bidang ekstraktif
    Badan usaha ini mengambil apa yang telah tersedia di alam. Contoh: PT Pertamina (pertambangan minyak bumi) dan PT Bukit Asam (pertambangan batu bara).

Jenis Badan Usaha
Jenis Badan Usaha
b. Badan usaha yang bergerak di bidang agraris
    Badan usaha ini berusaha membudidayakan tumbuh-tumbuhan atau segala kegiatan yang berkaitan dengan pertanian. Contoh: PT Perkebunan Negara, Badan Usaha Pembibitan, dan Badan Usaha Tambak.

c. Badan usaha yang bergerak di bidang industri
    Badan usaha ini berusaha meningkatkan nilai ekonomis suatu barang dengan jalan mengubah bentuknya. Contoh: PT Kimia Farma (badan usaha yang memproduksi obat-obatan), PT Semen Cibinong (badan usaha yang memproduksi semen), dan PT Pusri (badan usaha yang memperoduksi pupuk).

d. Badan usaha yang bergerak di bidang perdagangan
    Badan usaha ini bergerak dalam aktivitas yang berhubungan dengan menjual dan membeli barang tanpa mengubah bentuknya untuk memperoleh keuntungan. Contoh: PT Matahari dan PT Sarinah (memperdagangkan barang-barang kebutuhan sehari-hari).

e. Badan usaha yang bergerak di bidang jasa
    Badan usaha ini memenuhi kebutuhan konsumen dengan jalan menyediakan jasa kepada masyarakat. Contoh: PT Bank Rakyat Indonesia (jasa perbankan) dan PT Bumiputera (jasa asuransi).

2. Pengelompokan Badan Usaha Berdasarkan Kepemilikan Modal
    Berdasarkan atas kepemilikan modal, badan usaha dikelompokkan menjadi badan usaha milik swasta, milik negara, dan campuran.

a. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)
    Badan usaha milik swasta adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh pihak swasta dan mempunyai tujuan utama mencari laba. Badan usaha milik swasta dapat dibedakan atas badan usaha swasta dalam negeri dan badan usaha swasta asing.
    Badan usaha swasta dalam negeri merupakan badan usaha yang modalnya dimiliki oleh masyarakat dalam negeri. Sedangkan, badan usaha swasta asing merupakan badan usaha yang modalnya dimiliki oleh masyarakat luar negeri.

b. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
    Badan usaha milik negara adalah badan usaha yang pemilik modalnya adalah negara atau pemerintah. Umumnya, badan usaha ini memberi layanan kepada masyarakat atau menjadi agen pembangunan. Contohnya adalah PT Kereta Api, PT Timah Bangka, dan PT Percetakan Uang Republik Indonesia (PT Peruri).

c. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
    Badan usaha milik daerah adalah badan usaha yang dimiliki oleh pemerintah daerah. Badan usaha jenis ini pada umumnya memberi layanan kepada masyarakat daerah setempat. Sekalipun begitu, tidak tertutup kemungkinan bahwa badan usaha jenis ini memperlebar rentang pelayanannya ke tingkat regional, nasional, bahkan internasional. Contohnya adalah Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat (Bank Nagari), Celebes Airlines (BUMD Sulawesi Selatan), Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (Bank Jabar).

d. Badan Usaha Campuran
    Badan usaha campuran adalah badan usaha yang modalnya sebagian dimiliki oleh swasta dan sebagian dimiliki oleh pemerintah. Keuntungan badan usaha ini juga dibagi sesuai dengan proporsi kepemilikan modal. Contohnya: PT Pembangunan Jaya yang modalnya dimiliki oleh Pemda DKI Jakarta dan pihak swasta.

3. Pengelompokan Badan Usaha Berdasarkan Wilayah Negara
    Berdasarkan wilayah negara, badan usaha dikelompokkan menjadi badan usaha penanaman modal dalam negeri dan badan usaha penanaman modal asing.

a. Badan Usaha Penanaman Modal Dalam Negeri
    Badan usaha penanaman modal dalam negeri adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh masyarakat negara itu sendiri. Penanaman modal ini sangat membantu pemerintah dalam membiayai pembangunan. Indonesia sendiri sedang menggalakkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

b. Badan Usaha Penanaman Modal Asing
    Badan usaha penanaman modal asing adalah badan usaha milik masyarakat luar negeri yang beroperasi di Indonesia. Pemerintah Indonesia mengusahakan penanaman modal asing di Indonesia dengan tujuan untuk memperluas kesempatan kerja, mempercepat alih teknologi, dan meningkatkan ekspor.

Demikian pembahasan mengenai Jenis Badan usaha, semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian ..

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home